Selasa, 04 Desember 2012

Tugas 6 DataBase

1.Simpulkan materi kekangan basis data secara singkat dan benar!
Kekangan database diperlukan agar file-file basis data yang disusun bisa memenuhi kriteria sesuai dengan definisi basis data.
Beberapa aturan kekangan dalam basis data berhubunga :
 1. Kerangkapan Data, yaitu munculnya data-data yang sama secara berulang-ulang.
 2. Inkonsistensi Data, yaitu munculnya data yang tidak konsisten pada medan yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama.
 3. Data Terisolasi, disebabkan oleh pemakaian beberapa file basis data dimana program aplikasi tidak dapat mengakses data-data dari file tertentu sehingga seolah-olah ada file yang terpisah/terisolasi terhadap file yang lain dalam basis data.

 4. Security Problem, berhubungan dengan masalah keamanan data dalam sistem basis data.
 5. Integrity Problem, berhubungan dengan unjuk kerja sistem agar dapat melakukan kendali/kontrol pada semua bagian sistem.
  • Basis data dapat dipandang melalui 2 segi, yaitu      :
       a. Sudut Pemakai (user)
       b. Perancang (designer).

2.  a. Kekangan yang paling sederhana


     Dalam database diatas terjadi kerangkapan atau redudansi. Hal tersebut berarti basis data diatas belum memenuhi kekangan basis data. Hal tersebut dapat dihindari dengan memecah tabel tersebut menjadi Tabel_Mahasiswa dan Tabel_Nilai.

*Tabel_Mahasiswa 


*Tabel_Nilai


b. Kekangan yang lain yang lebih tidak sederhana.



             Dari ketiga tabel diatas, ada beberapa tabel yang terisolasi, artinya antara table tersebut tidak memiliki relasi. Solusinya adalah dengan menambahkan kolom yang berfungsi sebagai penghubung dengan file yang telah ada.


 3.      Kesimpulan dari contoh-contoh kekangan diatas:
 
Suatu database yang masih memiliki tabel  yang teredudansi, terisolasi, tidak terintegritas inkonsistensi data dan tidak adanya keamanan data berarti belum memenuhi aturan/kekangan basisdata. Banyak cara dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah normalisasi.


Selasa, 06 November 2012

Tugas 5 Database


Tugas 5 Data Control Language dan Teknik Normalisasi
Desi Kusuma Hapsari
Dosen : Bapak Achmad Bachris



1. DCL atau Data Control Language

DCL merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user MySQL, baik terhadap server, database, tabel maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain :
* GRANT : Perintah ini digunakan untuk memberikan hak / izin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapsu (DELETE), mengubah (UPDATE) dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
SINTAKS : GRANT privileges ON tbname TO user
CONTOH : grant select, update, insert, delete on perpustakaan.buku to ‘ali’@'localhost’;
* REVOKE : perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
SINTAKS : REVOKE privileges ON tbname FROM user
CONTOH : revoke select, update, insert, delete on perpustakaan.buku from ‘ali’@'localhost’;
JENIS JENIS JOIN SQL :
1. INNER JOIN : hanya akan menampilkan baris untuk data yang memiliki nilai yang sama pada field kunci dengan tabel yang berelasi
LEFT JOIN : hanya menampilkan data dengan mengacu pada tabel yang ada disebelah kiri.
RIGHT JOIN : hanya menampilkan data dengan mengacu pada tabel yang ada disebelah kanan.
FULL JOIN : merupakan gabungan dari LEFT JOIN dan RIGHT JOIN .
1. Praktekan perintah2 pada DCL.



Grant select on test.*TO ‘xavior’;



SHOW GRANT FOR root@localhost;



SHOW GRANTS FOR xavior;


GRANT ALL ON TEST. Daftar To admin;


GRANT ALL PRIVILLAGES ON test. User To Admin;



GRANT DELETE ON TABLE pekerja to “10650106”;


REVOKE ALL ON TABLE pekerja FROM ‘10650106”;

2. Berikan contoh normalisasi pada kasus lain.

(Memiliki field dengan banyak data / tidak tunggal)




3. Dari tabel data yang dihasilkan pada perancangan basis data, lakukanlah normalisasi pada tabel-tabel tersebut sampai bentuk normal ketiga!

- Teknik normalisasi pertama



- Teknik Normalisasi Ke dua
Tabel Peninjaman buku perpus TKJ



Tabel Buku


Tabel Penerbit


- Teknik Normalisasi ketiga
Tabel Buku


Tabel Penerbit






Kamis, 25 Oktober 2012

Senin, 22 Oktober 2012

TUGAS 4

Tugas 4 Database
Nama    : Desi Kusuma Hapsari
Dosen    : Bapak Achmad Bachris
Kelas     : TKJ 1A

     2. Terangkan dan jelaskan secara singkat dari macam-macam atribut !

     Atribut berfungsi untuk mendeskripsikan entitas, dan atribut mempunyai nilai (harga). Contoh atribut untuk entitas pegawai misalnya nama, alamat, tempat dan tanggal lahir, dll. Atribut digambarkan dengan simbol ellips. Atribut dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :
  • Atribut sederhana/atomic, yaitu atribut yang tidak dapat dibagi-bagi menjadi atribut yang lebih sederhana (mendasar).
  • Atribut komposit, yaitu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.
  • Atribut Berharga tunggal (single valued attribute), yaitu atribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.
  • Atribut berharga ganda (multi valued attribute), yaitu atribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu.
  • Null-value, yaitu atribut yang tidak mempunyai nilai dan tidak diketahui harganya.
  • Atribut kunci yaitu atribut yang unik dari suatu entitas dan nilai dari atribut kunci akan berbeda untuk masing-masing entitas. Atribut kunci dapat berupa atribut sederhana atau komposit. Atribut memiliki value set (domain) yang digunakan untuk mendefinisikan harga nilai yang dapat dimiliki oleh atribut dari suatu entitas.
  • Key Attribute dibagi menjadi 3:
    a. Super key : Merupakan satu atau gabungan attribut yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik
    b. Candidate Key : Adalah SuperKey yang jumlah attributnya minimal (paling sedikit).
    c. Primary Key : Adalah candidate key yang dipilih berdasarkan:
    - Seringnya dijadikan acuan
    - Lebih ringkas
    - Lebih menjamin keunikan key
 
3. Apa yang dimaksud dengan Diagram E-R dan sebutkan fungsinya !
  •  ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi.
  • ERD berfungsi untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, untuk menggambarkannya digunakan beberapa notasi dan simbol.

     4. Diagram E-R mempunyai 4 simbol utama, sebutkan dan jelaskan masing-masing simbol tersebut !


 
Berikut penjelasannya :
a. Entiti
Entiti merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. Simbol dari entiti ini biasanya digambarkan dengan persegi panjang.


b. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.


c. Hubungan / Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relasi dapat digambarkan sebagai berikut :
Relasi yang terjadi diantara dua himpunan entitas (misalnya A dan B) dalam satu basis data yaitu :
1). Satu ke satu (One to one)
Hubungan relasi satu ke satu yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan paling banyak dengan satu entitas pada himpunan entitas B.
2). Satu ke banyak (One to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi setiap entitas pada entitas B dapat berhubungan dengan satu entitas pada himpunan entitas A.
3). Banyak ke banyak (Many to many)
Setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B. mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Isi dari atribut mempunyai sesuatu yang dapat mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips.


d. Garis
Sebagai penghubung antara relasi dengan entitas, relasi dan entitas dan atribut.


 

     5. Berikan contoh untuk masing-masing kardinalitas dalam Diagram E-R !

    Contoh masing masing Kardinalitas dari Diagram E-R
Kardinalitas pemetaan atau rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entitas yang dapat dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relasi. Contoh masing masing kardinalitas dari Diagram E-R meliputi :



   1. Hubungan satu ke satu (one to one).
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B.

   2. Hubungan satu ke banyak (one to many)
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B. Satu entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.

   3. Hubungan banyak ke satu (many to one)
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.

   4. Hubungan banyak ke banyak (many to many).
Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam B, & satu entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.


    6. Apa yg dimaksud dengan spesialisasi dan generalisasi ?

Spesialisasi adalah Proses mendesain subgrup di dalam suatu entity . Suatu himpunan entitas bisa memiliki suatu subgrup yang berbeda diantara entitas-entitas lain dalam himpunan tersebut. Misalnya suatu sub himpunan entitasdalam suatu himpunan entity bisa memiliki atribut yang berbeda dari entity-entiti lain. Model E-R memiliki fasilitas untuk perbedaan ini.
Contoh : himpunan entitas account memiliki atribut account-number dan balance. Suatu account dapat diklasifikasikan lagi menjadi salah satu dari:
- savings-account
- checking-account
Setiap tipe account ini diterangkan dengan himpunan atribut yang termasuk dalam atribut-atribut dari entitas account ditambah dengan atribut tambahan. Contoh entity saving-account diterangkan dengan atribut interest-rate, danchecking-account diterangkan dengan overdraft-amount. Proses spesialisasi mengijinkan pembedaan account berdasarkan tipe account. Account juga dapat dibedakan dengan cara lain, misalkan berdasarkan tipe kepemilikkan menjadi commercial-account dan personal-account. Ketika dalam suatu entitas dibentuk lebih dari satu proses spesialisasi, maka suatu entitas menjadi milik dua spesialisasi tersebut. Misal suatu account bisa merupakan suatu personal account dan suatu checking account. Dalam diagram E-R, spesialisasi dilambangkan dengan komponen segitiga bertuliskan ISA. ISA juga melambangkan hubungan antara superclass-subclass. Entity yang dengan kedudukkan lebih rendah/tinggi memiliki lambang sama.


Generalisasi adalah proses pendefinisian subclass-subclass yang disatukan menjadi entitas superclass tunggal berdasarkan karakteristik umum. Disamping proses desain top-down (dari inisial entitas ke level lebih rendah (subgrup)), desain juga dapat dilakukan dengan proses bottom-up, yaitu banyak entitas disintesiskan menjadi entity yang lebih tinggi berdasarkan kesamaan feature-nya.
Desainer basis data mungkin mengidentifikasi terlebih dulu entitas checking-account dengan atribut account-number, balance dan overdraftamount. Ditemukan juga entity set saving-account dengan atribut account-number, balance dan interest-rate. Terdapat kesamaan antara entitas checking-account dengan entitas saving-account, yaitu keduanya memiliki beberapa atribut yang sama. Persamaan ini dapat diekspresikan dengan generalisasi.





Selasa, 16 Oktober 2012

Tugas 3 Pak Bachris

XAMPP
Dosen : Bapak Achmad Bachris
Nama : Desi Kusuma Hapsari
Kelas : TKJ 1A

2. a



2. b 

2. c

2. d

2. e

2. f

Senin, 15 Oktober 2012

Tugas 3 DataBase

Tugas 3
Dosen : Bapak Achmad Bachris
Nama : Desi Kusuma Hapsari
Kelas : TKJ 1A

1. 
  • mysql Create
  • Use 

  • Show Tables and Alter
  • Drop and Show Databases

2. Tujuan utama Perancangan Basis Data adalah :
·Memenuhi informasi yang berisikan kebutuhan-kebutuhan pengguna secara khusus dan aplikasi-aplikasinya.
·Memudahkan pengertian struktur informasi.
·Mendukung kebutuhan-kebutuhan pemrosesan dan beberapa obyek penampilan (respone time,  processing time, dan storage space).

3. Yang dimaksud dengan macro lifecyle adalah siklus hidup sistem informasi
Sedangkan micro lifecyle siklus hidup aplikasi basis data.perbedannya adalah
Jika macro lifecyle siklus kehidupan informasi sedangkan macro lifecyle siklus Kehidupan basis data.


4. Langkah-langkah yang di lakukan pada saat pengumpulan dan analisa data adalah:
a)Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya. Menentukan aplikasi utama dan kelompok pengguna yang akan menggunakan basis data.
b)Peninjauan dokumentasi yang ada.
c)Analisa lingkungan operasi dan pemrosesan data.
d)Daftar pertanyaan dan wawancara.

5. Yang dimaksud dengan Transaction throughput adalah rata rata jumlah transaksi yang dapat diproses permenit oleh sistem basis data dan merupakan para-meter kritis dari sistem transaksi.

Selasa, 09 Oktober 2012

Tugas 3 Pak Bachris

TUGAS 3 DATABASE
Dosen : Bapak Achmad Bachris
Nama : Desi Kusuma Hapsari
Kelas : Teknik Komputer&Jaringan

Nomor 1.

Tabel Spesialis


Tabel Praktek



Tabel Dokter

Sabtu, 06 Oktober 2012

TUGAS DATABASE 2


Tugas 2
DBS
Dosen : Bapak Achmad Bachris
Nama : Desi Kusuma Hapsari


1. Pengertian RDBMS
          RDBMS adalah singkatan dari  "Relational Database Management System". Data RDBMS disimpan dalam objek database yang disebut tabel. Tabel adalah tempat penyimpanan utama pada setiap RDBMS dan pada dasarnya mereka adalah koleksi entri data terkait. Sebagai contoh tabel yang disebut Users mungkin menyimpan informasi tentang banyak orang, dan setiap entri dalam tabel ini akan mewakili satu pengguna yang unik. Meskipun semua entri pengguna dalam tabel Pengguna yang unik, mereka terkait dalam arti bahwa mereka menggambarkan objek serupa.
           MS SQL Server, DB2, Oracle dan MySQL semua itu adalah Relational Database Management System (RDBMS).

*      Software RDBMS
*      SQL

            SQL singkatan dari Structured Query Language dan merupakan bahasa query standar relasional (SQL telah distandarisasi baik oleh ANSI maupun ISO ) digunakan untuk interaksi dengan database.
            SQL dikembangkan oleh IBM pada sekitar tahun 1970-an dan memiliki basis pada aljabar relasional yang didefinisikan oleh Codd pada tahun 1972. Fungsi SQL melampaui aljabar relasional, memungkinkan untuk mengambil data, memasukkan data, memodifikasi data yang ada dan menghapus data dari dan ke sebuah RDBMS. SQL mempunyai fitur operator aritmatika seperti pembagian, perkalian, pengurangan dan penambahan serta perbandingan operator (=,> =, <=). SQL juga mendefinisikan beberapa fungsi agregat seperti MAX, MIN, AVG, COUNT dan SUM .
            SQL mendefinisikan banyak kata kunci, yang dapat dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori kata kunci  SQL pertama adalah untuk kata kunci yang digunakan untuk pengambilan data seperti kata kunci SELECT. Kategori kedua adalah untuk kata kunci SQL yang digunakan untuk manipulasi data seperti  keyword SQL INSERT, UPDATE, dan DELETE. Kategori ketiga adalah SQL transaksional kata kunci kategori, yang menampilkan kata kunci seperti COMMIT dan ROLLBACK. Kategori lain kata kunci SQL adalah SQL Data Definition Language kategori yang menampilkan kata-kata seperti CREATE dan DROP. Kategori keyword SQl yang lain mengontrol aspek otorisasi dan izin dari RDBMS (seperti  kata kunci GRANT dan REVOKE).
SQL menggunakan - urutan karakter sebagai pengenal komentar satu baris.Perintah SQL tidak case sensitif dan query SQL.

*      ORACLE
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
  • Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
  • Menangani manajemen space dan basis data yang besar
  • Mendukung akses data secara simultan
  • Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
  • Menjamin ketersediaan yang terkontrol
  • Lingkungan yang terreplikasi
Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.

*      Microsoft SQL Server
            Sebuah RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.

*      Firebird
            Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird di diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland.

*      DBASE
dBASE adalah sebuah (DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer CP/M, dan kemudian untuk platform Apple II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. kepemilikan dBASE pada akhirnya dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999 Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE Inc.
Dasar file format dBASE, yang dikenal sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk menyimpan data-data secara terstruktur.
dBASE dilinsensikan pada penggunanya untuk jangka waktu lima puluh tahun dalam masa yang tidak mungkin bagi pengguna untuk mengoperasikan dBASE selama jangka waktu tersebut.

*      IBM DB2

IBM DB2 Enterprise Server Edition merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data yang dikembangkan oleh IBM. Perangkat lunak tersebut utamanya berjalan pada sistem operasi Unix, Solaris,Linux, IBM i/OS/400, z/OS, dan Microsoft Windows. DB2 juga diketahui digunakan sebagai sistem basis data pada IBM InfoSphere Warehouse edition.
*              Model data adalah sekumpulan tool konseptual untuk mendeskripsikan data, relasi-relasi antar data, semantik data dan konsistensi konstrain. Tiga kelompok model data yaitu : Object-based logical models, record-based logical models, dan physical models.




2. Sistem Manajemen Basis Data Relasional

            Relational Database Management System (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar, saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan.
Dalam cakupan yang minimum sistem tersebut memenuhi kriteria berikut:
  • menyajikan data pada pengguna dalam bentuk relasional (ditampilkan dalam bentuk tabular, sebagai koleksi dari tabel dimana setiap tabel beriisi sekumpulan baris dan kolom)
  • menyediakan operator relasional untuk memanipulasi data dalam bentuk tabular
Tiga prinsip dalam RDBMS :
•    Data definition
Mendefinisikan jenis data yang akan dibuat (dapat berupa angka atau huruf), cara relasi data, validasi data dan lainnya.
•    Data Manipulation
Data yang telah dibuat dan didefinisikan tersebut akan dilakukan beberapa pengerjaan, seperti menyaring data, melakukan proses query, dsb.
•    Data Control
Bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja yang bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user, dsb.

Variasi dinamis

Keluhan yang muncul dan dikenal secara umum terhadap keberadaan RDBMS adalah kenyataan bahwa implementasi yang ada saat ini dipandang sebagai terlalu "statis". Spekulasipun bermunculan terhadap kemungkinan untuk membuat sebuah sistem basisdata generasi baru yang menggunakan model "relasional secara dinamis" dengan kolom yang bisa dibuat secara dinamis, ukuran yang berkembang secara dinamis, didefinisikan secara dinamis. Setiap baris dapat diimplementasikan sebagai map (kamus ataupun larik asosiatif) dan kolom-kolom yang tidak dikenal secara sederhana disajikan sebagai field kosong. Beberapa kalangan menganggap hal ini menyalahi model relasioal murni, namun kalangan lain menyanggah bahwa sebuah penggunaan map hanyalah sebagai detail implementasi saja. Sehingga dalam pandangan ini, sebuah "kolom yang tidak ditemukan/tidak ada" secara sederhana hanyalah dipandang sebagai perihal interpretasi dan dianggap sebagai pilihan cara penyajian saja

3 a. ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA
Basis data merupakan sumber informasi yang dapat dipakai bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang berbeda terhadap data yang disimpan di dalam basis data. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terdapat arsitektur komersial DBMS yang didasarkan pada perluasan arsitektur yang disebut sebagai arsitektur ANSI-SPARC. Basis data adalah tempat kumpulan data. Menurut C.J. Date (1990), terdapat tujuh keuntungan dengan menggunakan pendekatan basis data, yaitu
*       Redundansi dapat dikurangkan (redundancy can be reduced).
*       Ketidakkonsistenan dapat dihindari (inconsistency can be avoided (to some extent)).
*       Data dapat dibagikan (the data can be shared).
*       Standar-standar dapat diselenggarakan (standards can be enforced).
*       Pembatasan keamanan dapat diterapkan (security restrictions can be applied).
*       Integritas dapat dipertahankan (integrity can be maintained).
*       Keperluan yang bertentangan dapat diseimbangkan
Terdapat dua bentuk arsitektur sistem basis data, yaitu Sistem Terpusat dan sistem Client-Server.
*       Sistem basis data terpusat adalah sistem basis data yang dijalankan pada sistem komputer tunggal dan tidak berinteraksi dengan sistem pada komputer lain.  Pengguna terkoneksi ke komputer pusat melalui terminal.
*       Sistem basis data Client-Server adalah sistem basis data yang memisahkan program pengguna dengan program basis data di sistem yang berbeda.  Pengguna terkoneksi ke pusat data yang disebut server sistem melalui suatu program pengguna (user interface) yang terdapat pada personal computer.  Sistem tempat program pengguna berada disebut client system.
Terdapat 3 level arsitektur basis data:
1. Level fisik/internal
*      Representasi tingkat bawah keseluruhan basis data.
*      Struktur data dalam sistem atau mesin.
*       Berhubungan erat dengan organisasi data secara fisik.
*        Lokasi dan mekanisme akses ke data
Level ini merupakan level yang paling rendah yang menggambarkan bagaimana data disimpan secara fisik. Missal kita mamiliki data pegawai, data tersebut disimpan didalam disk berdasarkan atribut-atribut didalamnya.
2. Level konseptual/logika
*      Representasi keseluruhan isi informasi basis data.
*    Yang menjembatani, definisi abstrak dari database. Representasi data dan   relasi  antar data tanpa memperhatikan   kebutuhan setiap aplikasi atau keterbatasan media penyimpanan.
Pada level ini menggambarkan basis data pada hubungan atau relasi antar entitas yang biasanya digambarkan dengan diagram-diagram/model

3. Level pandangan pengguna (User View Level)/Eksternal
*   Tingkat pemakai individu
*   Struktur data yang terlihat oleh user.
Level ini adalah level tertinggi yang menggambarkan sebagian saja yang dilihat dan dari keseluruhan data base. Hal ini desebabkan dari beberapa pengguna(end user,programmer,DBA) sesuai dengan bahasa yang digunakan (tidak semua dibutuhkan).
a. Programmer : bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti Java,C,COBOL dll.

b. End user : bahasa yang digunakan adalah bahasa query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi. Pada level ini user dibatasi pada perangkat keras maupun lunak yang digunakan pada basis data.


*       PERBEDAAN ARSITEKTUR BASIS DATA DAN SISTEM BASIS DATA
Arsitektur basis data lebih ke fokus ke bagaimana data itu disimpan dalam media penyimpanan( misal hardisk), masalah indexing, kecepatan akses, sequential atau tersebar. Intinya yang berhubungan dengan bagaimana data disimpan dalam media fisik. Sedangkan sistem basis data lebih cenderung bagaimana menggabungkan hal-hal yang berhubungan dengan manajemen data tersebut. Misalnya bahasa interfacingnya apa saja( sql, pl/sql), bagaimana caranya multiple query, aksesnya apa saja( stand alone, jaringan).

3 b. Maksud Penggunaan model data

Model Data adalah sekumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data, semantik data atau makna data dan batasan data atau disebut juga dengan model data logic.
Dalam perancangan basis data, model data secara umum dapat dibagi menjadi beberapa, yaitu :
1. Model data berbasis objek
2. Model data berbasis record
3. Model data fisik
4. Model data konseptual
Dimana fungsi dari model - model ini adalah sebagai berikut :
1. Model data berbasis objek
Model data berbasis objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas.

2. Model data berbasis record
Digunakan untuk menguraikan seluruh logika dalam struktur database, juga digunakan untuk menguraikan implementasi dari system database. Hal itulah yang membedakan Model data berbasis record dengan model data berbasis objek.

3. Model data fisik
Yaitu konsep bagaimana data disimpan pada media penyimpanan (storage) dalam suatu susunan secara fisik.

4. Model data konseptual
Model konseptual bukanlah pendekatan proses informasi seorang programmer aplikasi, tetapi merupakan kombinasi beberapa cara untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual tidak tergantung pada aplikasi individual, tidak tergantung pada DBMS yang digunakan, tidak tergantuk pada hardware yang digunakan serta tidak tergantung juga pada phisikal model.

3 c. Perbedaan Model Data Object-Oriented dan ER Model

1.  Dari segi komponen yang ada di dalam kedua model tersebut. Komponen utama dari E-R model adalah entitas, atribut dan relationanship, sedangkan pada objek-oriented model komponen utamanya adalah nilai, metoda, dan sending a message.

2. Pada E-R model karakteristik sebuah objek terletak pada atribut dari entitas, sedangakan pada objek-oriented model terletak pada nilai atau variable yang "melekat" pada objek.

3. Pada E-R model tidak digunakan penggunaan kelas, sedangkan pada objek-oriented model adanya penngunaan kelas.

3 c. Perbedaan model data relasional, jaringan dan hirarkis


1. Model Relational

       Model Data Relasional adalah model data yang paling banyak digunakan saat ini. Pembahasan pokok pada model ini adalah relasi, yang dimisalkan sebagai himpunan dari record. Deskripsi data dalam istilah model data disebut skema. Pada model relasional, skema untuk relasi ditentukan oleh nama, nama dari tiap field (atau Atribut atau kolom), dan tipe dari tiap field. Model relasional menggunakan kumpulan tabel-tabel untuk merepresentasikan data & relasi antar data-data tersebut. Setiap tabel terdiri atas kolom-kolom, dan setiap  kolom mempunyai nama yang unik.Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah tabel dan masing-masing tabel terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.
Contoh:




2. Model Jaringan
Model dimana data dan hubungan antar data direpresentasikan dengan sekumpulan record (Pascal), dan relasi antara data direpresentasikan oleh record & link. Link dipandang sebagai pointer. Record-record diorganisasikan sebagai graf Model jaringan distandarisasi pada tahun 1971 oleh Data Base Task Group (DBTG). Itulah sebabnya disebut model DBTG. Model ini juga disebut model CODASYL (Conference on Data System Languages), karena DBTG adalah bagian dari CODASYL.
 Model ini menyerupai model hirarkis, Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya. Suatu simpul anak bisa memilki lebih dari satu orang tua. Oleh karena sifatnya demikian, model ini bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu arang tua punya satu anak), 1:M (satu orang tua punya banyak anak), maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa orangtua). Pada model jaringan, orang tua disebut pemilik dan anak disebut anggota.


 

3. Model Hirarki
Model hirarkis biasa disebut model pohon, karena menyerupai pohon yang  dibalik. Model ini menggunakan pola hubungan orang tua-anak. Setiap simpul (biasa dinyatakan dengan lingkaran atau kotak) menyatakan sekumpulan medan. Simpul yang terhubung ke simpul pada level di bawahnya disebut orang tua. Setiap orang tua bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M), tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul – simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Simpul orang tua yang tidak memiliki orang tua  disebut akar. Simpul yang tidak mempunyi anak disebut daun. Adapun hubungan antara anak dan orang tua disebut cabang.
 Data direpresentasikan dalam record dan link. Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree (pohon) daripada graf dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen dan memiliki hubungan cardinalitas 1:1 dan 1:M. Model relasional berbeda dengan model jaringan & hirarki, dalam hal penggunaan pointer atau link.



3 e.database beserta tabelnya dengan ketentuan sbb:          id_merk char 3
    nama char 15

Gambar 3.1



Gambar 3.2



Gambar 3.3

Gambar 3.4