Tugas 2
DBS
Dosen : Bapak Achmad Bachris
Nama : Desi Kusuma Hapsari
|
|
1.
Pengertian RDBMS
RDBMS adalah singkatan dari
"Relational Database Management System". Data RDBMS disimpan dalam
objek database yang disebut tabel. Tabel adalah tempat penyimpanan utama pada
setiap RDBMS dan pada dasarnya mereka adalah koleksi entri data terkait.
Sebagai contoh tabel yang disebut Users mungkin menyimpan informasi tentang
banyak orang, dan setiap entri dalam tabel ini akan mewakili satu pengguna
yang unik. Meskipun semua entri pengguna dalam tabel Pengguna yang unik,
mereka terkait dalam arti bahwa mereka menggambarkan objek serupa.
MS SQL Server, DB2, Oracle dan
MySQL semua itu adalah Relational Database Management System (RDBMS).
|
Software RDBMS
SQL
|
SQL singkatan dari Structured
Query Language dan merupakan bahasa query standar relasional (SQL telah
distandarisasi baik oleh ANSI maupun ISO ) digunakan untuk interaksi dengan
database.
SQL dikembangkan oleh IBM
pada sekitar tahun 1970-an dan memiliki basis pada aljabar relasional yang
didefinisikan oleh Codd pada tahun 1972. Fungsi SQL melampaui aljabar
relasional, memungkinkan untuk mengambil data, memasukkan data, memodifikasi
data yang ada dan menghapus data dari dan ke sebuah RDBMS. SQL mempunyai
fitur operator aritmatika seperti pembagian, perkalian, pengurangan dan
penambahan serta perbandingan operator (=,> =, <=). SQL juga
mendefinisikan beberapa fungsi agregat seperti MAX, MIN, AVG, COUNT dan SUM .
SQL mendefinisikan banyak kata
kunci, yang dapat dibagi menjadi beberapa kategori. Kategori kata kunci
SQL pertama adalah untuk kata kunci yang digunakan untuk pengambilan data
seperti kata kunci SELECT. Kategori kedua adalah untuk kata kunci SQL yang
digunakan untuk manipulasi data seperti keyword SQL INSERT, UPDATE, dan
DELETE. Kategori ketiga adalah SQL transaksional kata kunci kategori, yang
menampilkan kata kunci seperti COMMIT dan ROLLBACK. Kategori lain kata kunci
SQL adalah SQL Data Definition Language kategori yang menampilkan kata-kata
seperti CREATE dan DROP. Kategori keyword SQl yang lain mengontrol aspek otorisasi
dan izin dari RDBMS (seperti kata kunci GRANT dan REVOKE).
SQL menggunakan - urutan karakter sebagai pengenal komentar satu baris.Perintah
SQL tidak case sensitif dan query SQL.
|
|
|
ORACLE
Oracle
adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi
secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi
yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:
- Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan
tersebar)
- Menangani manajemen space dan basis data yang besar
- Mendukung akses data secara simultan
- Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
- Menjamin ketersediaan yang terkontrol
- Lingkungan yang terreplikasi
Oracle merupakan DBMS yang paling
rumit dan paling mahal di dunia, namun banyak orang memiliki kesan yang negatif
terhadap Oracle. Keluhan-keluhan yang mereka lontarkan mengenai Oracle antara
lain adalah terlalu sulit untuk digunakan, terlalu lambat, terlalu mahal, dan
bahkan Oracle dijuluki dengan istilah “ora kelar-kelar” yang berarti “tidak
selesai-selesai” dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan MySQL yang
bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat tidak kompetitif karena berjalan
lebih lambat daripada MySQL meskipun harganya sangat mahal.
Microsoft SQL Server
Sebuah
RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang
merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft
dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis
data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan
digunakannya SQL Server pada basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat
berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data
Stream). Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open
Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java.
Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis
data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000
terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet
pada tanggal 25 Januari 2003.
Firebird
Firebird (juga disebut FirebirdSQL)
adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan
fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003.
RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada
sejumlah platform Unix. Firebird di
diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan
turunan dari Interbase versi open source milik Borland.
DBASE
dBASE adalah sebuah
(DBMS) yang secara luas digunakan pada mikrokomputer yang dikenalkan oleh Ashton-Tate untuk komputer
CP/M, dan kemudian
untuk platform Apple
II, Apple Macintosh dan IBM PC dengan DOS yang menjadi salah satu perangkat lunak yang paling
laris selama beberapa tahun pada saat itu. Ketidakmampuan dBASE untuk
bertransisi dengan sistem operasi yang lebih baru, Microsoft Windows pada akhirnya
membuat penggunaan dBASE tergantikan oleh produk-produk lainnya yang lebih baru
seperti Paradox, Clipper, FoxPro, dan Microsoft Access. kepemilikan
dBASE pada akhirnya dijual ke Borland pada tahun 1991 dan pada tahun 1999
Borland menjual hak atas jajaran produk dBASE pada sebuah perusahaan baru dBASE
Inc.
Dasar file format dBASE, yang dikenal
sebagai file .dbf, saat ini merupakan salah satu format yang luas
digunakan oleh banyak aplikasi yang membutuhkan format sederhana untuk
menyimpan data-data secara terstruktur.
dBASE dilinsensikan pada penggunanya untuk jangka waktu lima puluh tahun
dalam masa yang tidak mungkin bagi pengguna untuk mengoperasikan dBASE selama
jangka waktu tersebut.
IBM DB2
IBM DB2 Enterprise
Server Edition merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen
basis data yang dikembangkan oleh IBM. Perangkat lunak tersebut utamanya berjalan pada sistem operasi Unix, Solaris,Linux, IBM i/OS/400, z/OS, dan Microsoft Windows. DB2 juga diketahui digunakan sebagai sistem
basis data pada IBM InfoSphere Warehouse edition.
Model data adalah sekumpulan tool
konseptual untuk mendeskripsikan data, relasi-relasi antar data, semantik data
dan konsistensi konstrain. Tiga kelompok model data yaitu : Object-based
logical models, record-based logical models, dan physical models.
2. Sistem Manajemen Basis Data Relasional
Relational Database
Management System (RDBMS) adalah sebuah program komputer (atau secara lebih tipikal adalah seperangkat
program komputer) yang dirancang untuk mengatur/memanajemen sebuah basis data
sebagai sekumpulan data yang disimpan secara terstruktur, dan melakukan
operasi-operasi atas data atas permintaan penggunanya. Contoh penggunaan DBMS
ada banyak sekali dan dalam berbagai bidang kerja, misalnya akuntansi, manajemen sumber daya manusia, dan lain sebagainya. Meskipun pada awalnya DBMS hanya dimiliki oleh
perusahaan-perusahaan berskala besar yang memiliki perangkat komputer yang
sesuai dengan spesifikasi standar yang dibutuhkan (pada saat itu standar yang
diminta dapat dikatakan sangat tinggi) untuk mendukung jumlah data yang besar,
saat ini implementasinya sudah sangat banyak dan adaptatif dengan kebutuhan
spesifikasi data yang rasional sehinggal dapat dimiliki dan diimplementasikan
oleh segala kalangan sebagai bagian dari investasi perusahaan.
Dalam
cakupan yang minimum sistem tersebut memenuhi kriteria berikut:
- menyajikan data pada pengguna dalam bentuk relasional
(ditampilkan dalam bentuk tabular, sebagai koleksi dari tabel dimana
setiap tabel beriisi sekumpulan baris dan kolom)
- menyediakan operator relasional untuk
memanipulasi data dalam bentuk tabular
Tiga
prinsip dalam RDBMS :
• Data definition
Mendefinisikan jenis data yang akan dibuat (dapat berupa angka atau huruf),
cara relasi data, validasi data dan lainnya.
• Data Manipulation
Data yang telah dibuat dan didefinisikan tersebut akan dilakukan beberapa
pengerjaan, seperti menyaring data, melakukan proses query, dsb.
• Data Control
Bagian ini berkenaan dengan cara mengendalikan data, seperti siapa saja yang
bisa melihat isi data, bagaimana data bisa digunakan oleh banyak user, dsb.
Variasi dinamis
Keluhan yang muncul dan dikenal secara umum terhadap keberadaan RDBMS
adalah kenyataan bahwa implementasi yang ada saat ini dipandang sebagai terlalu
"statis". Spekulasipun bermunculan terhadap kemungkinan untuk membuat
sebuah sistem basisdata generasi baru yang menggunakan model "relasional
secara dinamis" dengan kolom yang bisa dibuat secara dinamis, ukuran yang
berkembang secara dinamis, didefinisikan secara dinamis. Setiap baris dapat
diimplementasikan sebagai map (kamus ataupun larik asosiatif) dan kolom-kolom
yang tidak dikenal secara sederhana disajikan sebagai field kosong. Beberapa
kalangan menganggap hal ini menyalahi model relasioal murni, namun kalangan
lain menyanggah bahwa sebuah penggunaan map hanyalah sebagai detail
implementasi saja. Sehingga dalam pandangan ini, sebuah "kolom yang tidak
ditemukan/tidak ada" secara sederhana hanyalah dipandang sebagai perihal
interpretasi dan dianggap sebagai pilihan cara penyajian saja
3 a. ARSITEKTUR SISTEM BASIS DATA
Basis data merupakan sumber
informasi yang dapat dipakai bersama. Setiap pemakai membutuhkan pandangan yang
berbeda terhadap data yang disimpan di dalam basis data. Untuk memenuhi
kebutuhan tersebut, terdapat arsitektur komersial DBMS yang didasarkan pada
perluasan arsitektur yang disebut sebagai arsitektur ANSI-SPARC. Basis data adalah
tempat kumpulan data. Menurut C.J. Date (1990), terdapat tujuh keuntungan
dengan menggunakan pendekatan basis data, yaitu
Redundansi dapat dikurangkan (
redundancy can be reduced).
Ketidakkonsistenan dapat dihindari (
inconsistency can be avoided (
to some extent)).
Data dapat dibagikan (
the data can be shared).
Standar-standar dapat diselenggarakan (
standards can be enforced).
Pembatasan keamanan dapat diterapkan (
security restrictions can be applied).
Integritas dapat dipertahankan (
integrity can be maintained).
Keperluan yang bertentangan dapat diseimbangkan
Terdapat
dua bentuk arsitektur sistem basis data, yaitu Sistem Terpusat dan sistem Client-Server.
Sistem basis data terpusat adalah sistem basis
data yang dijalankan pada sistem komputer tunggal dan tidak berinteraksi dengan
sistem pada komputer lain. Pengguna terkoneksi ke komputer pusat melalui
terminal.
Sistem basis data
Client-Server adalah
sistem basis data yang memisahkan program pengguna dengan program basis data di
sistem yang berbeda. Pengguna terkoneksi ke pusat data yang disebut
server sistem melalui suatu program pengguna (
user interface) yang
terdapat pada
personal computer. Sistem tempat program pengguna
berada disebut
client system.
Terdapat 3 level arsitektur basis data:
1. Level fisik/internal
Representasi tingkat bawah keseluruhan basis
data.
Struktur data dalam sistem atau mesin.
Berhubungan erat dengan organisasi data secara
fisik.
Lokasi dan mekanisme akses ke data
Level ini merupakan level yang
paling rendah yang menggambarkan bagaimana data disimpan secara fisik. Missal
kita mamiliki data pegawai, data tersebut disimpan didalam disk berdasarkan
atribut-atribut didalamnya.
2.
Level konseptual/logika
Representasi keseluruhan isi informasi basis
data.
Yang menjembatani, definisi abstrak dari
database. Representasi data dan relasi antar data tanpa memperhatikan
kebutuhan setiap aplikasi atau keterbatasan media penyimpanan.
Pada level ini menggambarkan basis data pada
hubungan atau relasi antar entitas yang biasanya digambarkan dengan
diagram-diagram/model
3.
Level pandangan pengguna (User View Level)/Eksternal
Tingkat
pemakai individu
Struktur
data yang terlihat oleh user.
Level ini adalah level tertinggi yang menggambarkan
sebagian saja yang dilihat dan dari keseluruhan data base. Hal ini desebabkan
dari beberapa pengguna(end user,programmer,DBA) sesuai dengan bahasa yang
digunakan (tidak semua dibutuhkan).
a.
Programmer : bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman seperti
Java,C,COBOL dll.
b. End user : bahasa yang digunakan adalah bahasa
query atau menggunakan fasilitas yang tersedia pada program aplikasi. Pada
level ini user dibatasi pada perangkat keras maupun lunak yang digunakan pada
basis data.
PERBEDAAN ARSITEKTUR BASIS DATA DAN
SISTEM BASIS DATA
Arsitektur basis data lebih ke
fokus ke bagaimana data itu disimpan dalam media penyimpanan( misal hardisk),
masalah indexing, kecepatan akses, sequential atau tersebar. Intinya yang
berhubungan dengan bagaimana data disimpan dalam media fisik. Sedangkan sistem
basis data lebih cenderung bagaimana menggabungkan hal-hal yang berhubungan
dengan manajemen data tersebut. Misalnya bahasa interfacingnya apa saja( sql,
pl/sql), bagaimana caranya multiple query, aksesnya apa saja( stand alone,
jaringan).
3 b. Maksud Penggunaan
model data
Model Data
adalah sekumpulan perangkat konseptual untuk menggambarkan data, hubungan data,
semantik data atau makna data dan batasan data atau disebut juga dengan model
data logic.
Dalam
perancangan basis data, model data secara umum dapat dibagi menjadi beberapa,
yaitu :
1. Model data berbasis objek
2. Model data berbasis record
3. Model data fisik
4. Model data konseptual
Dimana fungsi dari model - model ini
adalah sebagai berikut :
1. Model data berbasis
objek
Model data berbasis objek menggunakan
konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas.
2. Model data berbasis
record
Digunakan untuk menguraikan seluruh
logika dalam struktur database, juga digunakan untuk menguraikan implementasi
dari system database. Hal itulah yang membedakan Model data berbasis record
dengan model data berbasis objek.
3. Model data fisik
Yaitu konsep bagaimana data disimpan
pada media penyimpanan (storage) dalam suatu susunan secara fisik.
4. Model data
konseptual
Model konseptual bukanlah pendekatan
proses informasi seorang programmer aplikasi, tetapi merupakan kombinasi
beberapa cara untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model konseptual
tidak tergantung pada aplikasi individual, tidak tergantung pada DBMS yang
digunakan, tidak tergantuk pada hardware yang digunakan serta tidak tergantung
juga pada phisikal model.
3 c. Perbedaan Model Data Object-Oriented dan
ER Model
1. Dari segi komponen
yang ada di dalam kedua model tersebut. Komponen utama dari E-R model adalah
entitas, atribut dan relationanship, sedangkan pada objek-oriented model
komponen utamanya adalah nilai, metoda, dan sending a message.
2. Pada E-R model karakteristik sebuah objek terletak pada
atribut dari entitas, sedangakan pada objek-oriented model terletak pada nilai
atau variable yang "melekat" pada objek.
3. Pada E-R model tidak digunakan penggunaan kelas, sedangkan
pada objek-oriented model adanya penngunaan kelas.
3 c. Perbedaan
model data relasional, jaringan dan hirarkis
1.
Model Relational
Model Data Relasional adalah model data yang paling banyak digunakan saat
ini. Pembahasan pokok pada model ini adalah relasi, yang dimisalkan sebagai
himpunan dari record. Deskripsi data dalam istilah model data disebut skema. Pada model relasional,
skema untuk relasi ditentukan oleh nama, nama dari tiap field (atau Atribut
atau kolom), dan tipe dari tiap field. Model relasional menggunakan kumpulan
tabel-tabel untuk merepresentasikan data & relasi antar data-data tersebut.
Setiap tabel terdiri atas kolom-kolom, dan setiap kolom mempunyai nama
yang unik.Dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan oleh sejumlah
tabel dan masing-masing tabel terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique.
Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation.
Contoh:
2.
Model Jaringan
Model dimana data dan hubungan antar
data direpresentasikan dengan sekumpulan record (Pascal), dan relasi antara
data direpresentasikan oleh record & link. Link dipandang sebagai pointer.
Record-record diorganisasikan sebagai graf Model jaringan distandarisasi pada
tahun 1971 oleh Data Base Task Group (DBTG). Itulah sebabnya disebut model
DBTG. Model ini juga disebut model CODASYL (Conference on Data System
Languages), karena DBTG adalah bagian dari CODASYL.
Model ini menyerupai model hirarkis,
Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya. Suatu simpul anak bisa
memilki lebih dari satu orang tua. Oleh karena sifatnya demikian, model ini
bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu arang tua punya satu anak), 1:M (satu orang
tua punya banyak anak), maupun N:M (beberapa anak bisa mempunyai beberapa
orangtua). Pada model jaringan, orang tua disebut pemilik dan anak disebut
anggota.
3. Model Hirarki
Model hirarkis biasa disebut model pohon, karena menyerupai pohon
yang dibalik. Model ini menggunakan pola hubungan orang tua-anak. Setiap
simpul (biasa dinyatakan dengan lingkaran atau kotak) menyatakan sekumpulan
medan. Simpul yang terhubung ke simpul pada level di bawahnya disebut orang
tua. Setiap orang tua bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak
(hubungan 1:M), tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul –
simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Simpul orang tua yang
tidak memiliki orang tua disebut akar. Simpul yang tidak mempunyi anak
disebut daun. Adapun hubungan antara anak dan orang tua disebut cabang.
Data direpresentasikan dalam record dan link.
Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree (pohon)
daripada graf dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup
data elemen dan memiliki hubungan cardinalitas 1:1 dan 1:M. Model relasional
berbeda dengan model jaringan & hirarki, dalam hal penggunaan pointer atau
link.
3 e.database beserta tabelnya dengan ketentuan sbb: id_merk char 3
nama char 15
Gambar 3.1

Gambar 3.2

Gambar 3.3

Gambar 3.4
